Download [AlFanz Blog] Geografi X Jenis Batua by Ardiansyah Re-Upload by AlFanz Mkz
LINK : Solidfiles | Mirrorcreator

Keywords : Jenis Batuan, Jenis-jenis Batuan, MAteri Geografi SMA, Geografi, Jenis-jenisbatuan.ppt
Definisi Statistika, Penumpulan data Statistika, Penyajian data Statistika

Definisi
Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan, dan penarikan kesimpulan dari data yang diperoleh.
untuk mengetahui pengertian populasi dan sampel secara sederhana dapat dilihat dari contoh-contoh berikut:

  1. Ingin diketahui tingkat kecerdasan murid-murid SMP di kota Bandung. Untuk itu, diambil beberapa murid SMP di kota Bandung untuk dites. Seluruh murid yang ada di kota Bandung disebut populasi, sedangkan sebagian murid yang mengikuti tes disebut sampel dari seluruh murid yang ada di kota Bandung.
  2. Leni akan membeli 20 kg jeruk. Sebelum membeli, ia mengambil beberapa jeruk secara acak dari setiap keranjang untuk dicicipi rasanya. Jeruk yang diambil Leni untuk dicicipi dinamakan sampel, sedangkan seluruh jeruk yang ada dalam keranjang dinamakan populasi.
Populasi adalah himpunan semua objek yang menjadi sasaran pengamatan.
Sampel adalah himpunan bagian dari populasi yang diambil untuk dijadikan objek pengamatan langsung, dan dapat dijadikan dasar dalam penarikan kesimpulan.

Pengumpulan Data
Data dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

  1. Data kuantitatif, data yang berbentuk angka/bilangan.
    Data kuantitatif dibagi atas dua bagian:
    -   Data cacahan  (diskrit), data yang diperoleh dengan cara menghitung
    -   Data ukuran (kontinu), data yang diperoleh dengan cara mengukur.
  2. Data kualitatif, data yang bukan berbentuk angka atau bilangan.
Data dapat dikumpulkan antara lain dengan wawancara, lembar pertanyaan (quisioner), pengamatan (observasi), mengolah atau menggunakan data yang sudah ada.

Penyajian Data
Data yang kita peroleh dari hasil penelitian atau pengukuran dapat berupa data sederhana atau tunggal atau data yang dikelompokan.
Penyajian data dapat dengan cara:


  1. Tabel atau daftar.
  2. Diagram atau gambar.


Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari adnya Jaringan Komputer

Selamat siang! kali ini kita akan membahas tentang Manfaat  Jaringan Komputer. Apa itu Jaringan Komputer? Jaringan Komputer adalah kumpulan komputer yang terhubung satu desangan yang lainya, berikut Manfaat Jaringan Komputer :

1. Membagi sumber daya
Jaringan komputer dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk membagi sumber daya yang ada. Sumber daya tersebut dapat berupa sumber daya berupa perlengkapan komputer seperti printer, maupun sumber daya yang berupa data, file dan program. Dengan adanya jaringan komputer, sumber daya yang harus disediakan dapat dikurangi.


2. Reliabilitas tinggi
Jaringan komputer memungkinkan penggunanya untuk menyalin data ke dalam dua atau tiga komputer. Dengan demikian, apabila salah satu komputer rusak dan data yang disimpan di dalamnya hilang, pengguna masih dapat menggunakan data yang disimpan di komputer lain. Hal ini akan menguntungkan karena pengguna tidak terganggu meskipun ada komputer yang rusak dan data yang hilang.

3. Menghemat uang
Dengan menggunakan jaringan, perusahaan dapat menghemat peralatan yang harus digunakan, misalnya printer. Dengan adanya jaringan komputer, satu printer dapat digunakan oleh beberapa orang sehingga perusahaan tidak perlu membeli printer untuk setiap karyawan. Dengan demikin, jaringan komputer yang dibangun dapat menghemat biaya yang dikeluarkan.

4. Sebagai sarana komunikasi
Jaringan komputer dapat digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk berkomunikasi. Untuk memberikan pengumuman rapat misalnya, pimpinan perusahaan tidak perlu mengirimkan surat kepada semua stafnya. Cukup dengan mengirimkan undangan melalui jaringan komputer yang ada.
Defini dan Tujuan Pelestarian Alam
Program pelestarian dan perlindungan alam dilakukan melalui perlindungan secara insitu maupun eksitu. Pelestarian insitu dilakukan di habitat aslinya, misalnya pelestarian bunga bangkai raksasa di Bengkulu, sedangkan pelestarian eksitu dilaksanakan dengan cara memindah individu yang dilestarikan ke tempat lain, misalnya penangkaran jalak bali di Jawa Barat. Menurut undang-undang perlindungan alam, pencagaran dibagi menjadi 2 yaitu cagar alam dan Suaka margasatwa.

Macam-macam perlindungan alam menurut tujuanya :
1. Perlindungan alam dengan tujuan umum, dibagi menjadi 3:

  • Perlindungan alam ketat, yaitu keadaan alam yang dibiarkan sesuai kehendak alam
    misalnya, Ujung Kulon dan Pulau Panalitan.
  • Perlindungan alam terbimbing, yaitu keadaan alam yang dibina oleh para ahli
    misalnya, Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas.
  • Taman Nasional, merupakan daerah yang luas berfungsi sebagai tempat rekreasi yang dilindungi
    misalnya, Taman Nasional Gunung Leuseur, Taman Nasional Waykambas
2. Perlindungan dengan tujuan tertentu, dibagi menjadi 4:

  • Perlindungan geologi.
  • Perlindungan alam botani.
  • Perlindungan alam zoologi.
  • Perlindungan antropologi.
1. Ikan

  • Fertilisasi eksternal
  • Sebagian besar perkembangan embrio di luar tubuh (ovipar), sehingga telur memiliki cadangan makanan yang banyak untuk perkembangan embrionya
  • Beberapa spesies ada yang bersifat Ovovivipar, contoh pada beberapa spesies ikan hiu.
2. Katak
  • Fertilisasi berlangsung secara eksternal, tetapi untuk menungkatkan peluang terjadinya pembuahan saluran pengeluaran sel gamet jantan dan betina akan bertemu (terjadi kopulasi).
  • Perkembangan embrio di luar tubuh (ovipar), sehingga telur memiliki cadangan makanan yang banyak untuk perkembangan embrionnya.
  • Pada perkembangan lebih lanjut katak memiliki peristiwa metamorfosis.
3. Reptil
  • Fertilisasi berlangsung secara internal.
  • Hewan jantan memiliki alat kopulasi yang disebut hemipenis.
  • Sebagian besar reptil perkembangan embrionya bersifat ovipar, contoh: buaya, penyu, kadal, dan sebagian ular. Beberapa reptil bersifat ovovivipar, contoh pada bengkarung dan beberapa spesies ular.
4. Burung
  • Fertilisasi berlangsung secara internal.
  • Hewan jantan memiliki alat kopulasi yang disebut penis.
  • Ovarium kanan burung tidak berkembang secara sempurna.
  • Perkembangan rmbrio bersifat ovipar
5. Mammalia
  • Fertilisasi bersifat internal.
  • Hewan jantan memiliki alat kopulasi.
  • Perkembangan embrio bersifat vivipar, sehingga betina memiliki uterus. Tetapi pada platypus bersifat ovipar.

Cara Mudah Belajar Bahasa Jepang


Bukanlah tujuan dari Artikel ini untuk menerangkan Bahasa Jepang. Namun bagaimanapun juga, mungkin ada gunanya untuk mengetengahkan beberapa perbedaan mendasar antara bahasa Jepang dan bahasa Indonesia


  1. Tata kerja dalam bahasa Jepang terdapat pada akhir kalimat.
    contoh : Watashi wa biru o nomimasu. (Saya minum bir.)
  2. Kata benda dalam bahasa Jepang umumnya tidak memiliki bentuk jamak. Kata benda kodomo, misalnya, dapat berarti "anak" maupun "anak-anak".
  3. Kata sandang (artikel) dan beberapa kata sifat yang umum dalam bahasa Inggris tidak digunakan dalam bahasa Jepang. Untuk kata-kata seperti "sebuah / seorang", "the" (bahasa Inggris), "beberapa" dan "any" (bahasa Inggris), tidak ada padananya dalam bahasa Jepang.
  4. Pokok kalimat dari sebuah kalimat, terutama watashi (saya) dan anata (anda), sering kali kehilangan.
  5. Bentuk kata kerja yang sama digunakan baik untuk bentuk sekarang maupun yang akan datang.
    contoh : Watashi wa ikimasu. (Saya pergi. / Saya akan pergi.)
  6. Tiga partikel penting dalam bahasa Jepang tidak ada padananya dalam bahasa Indonesia.

    Wa mengikuti topik atau pokok kalimat (subjek) daari sebuah kalimat.
       contoh : Watashi wa AlFanz desu. (Saya AlFanz.)
    Ga mengikuti subjek dari sebuah kalimat.
       contoh : Hoteru ga arimasu. (Ada sebuah hotel.)
    O mengikuti objek langsung dari sebuah kata kerja.
       contoh : Biru o nomimasu. (saya minum bir.)
  7. Penambahan kata ka pada akhir kalimat menjadikanya kalimat tanya.
    contoh : Kore wa hoteru desu ka? (Apakah ini sebuah hotel?)



Ada sesuatu yang tidak dimengerti atau ada sesuatu yang mau ditanyakan huubingi ADMIN